12 KANDIDAT PELATIH YANG PANTAS MENGGANTIKAN POSISI JOSE MOURINHO DI CHELSEA

Untuk pertama kali didalam karir kepelatihannya, Jose Mourinho jelas menunjukkan tanda-tanda tekanan besar. Selama 7 menit ia mengecam perihal kekalahan Chelsea dengan skor 3-1 di kandang Southampton dan membuat dirinya menyatakan kesedihan tentang masa depan Chelsea di musim ini. Diantara berbagai kritik dan ocehan yang mengarah pada Mou, Chelsea angkat bicara dan menyatakan bahwa timnya memerlukan sosok pelatih tersukses untuk membuat Mourinho pergi menuju pintu keluar.

Ini bukanlah hal aneh bagi pemilik Chelsea saat ini, Roman Abramovich. Jika Abramovich dapat memanggil Mourinho kembali ke Stamford Bridge untuk keduakalinya, siapa bilang dia tidak akan mengulang sejarah lagi dengan mendepak Mourinho keluar?

Dan inilah 12 kandidat pelatih yang pantas menggantikan posisi Jose Mourinho di Chelsea, diantaranya adalah :

1. Pep Guardiola

Setiap pemilik klub sepakbola di dunia pastinya menginginkan orang ini menjadi pelatih bagi klub mereka. Barcelona dan Bayern Munchen adalah klub sepakbola yang paling beruntung karena pernah dilatih oleh tangannya. Pep selalu menggoda media dengan menyatakan bahwa dirinya akan melangkah ke Liga Premier dan dia tahu spekulasi disana tetapi ia menolak untuk memberikan pernyataan jelas terkait klub mana yang akan disinggahinya.

Saat ini, Pep sudah menolak untuk menandatangani perpanjangan kontrak di Munchen, itu berarti ada kemungkinan dirinya bakal melatih Chelsea. Dan tampaknya Chelsea dan Manchester City harus bersaing sengit untuk mendapatkan jasanya.

2. Diego Simeone

Jika anda memiliki kemampuan untuk memenangkan gelar La Liga di zaman modern ini tanpa kehadiran Barcelona dan Real Madrid, maka anda adalah seorang pelatih yang ajaib. Hal itulah yang berhasil dilakukan oleh Diego Simeone terhadap Atletico Madrid, ia pernah membawa klubnya ke final Liga Champions.

Simeone adalah pelatih Atletico tersukses dalam sejarahnya. Pelatih berdarah Argentina ini pernah mengakui jika waktunya di ibukota Spanyol akan segera berakhir dan dirinya ingin bersatu kembali dengan Diego Costa dan Tibo Courtois. Mungkin ini bisa menjadi sebuah langkah yang tepat kala dirinya melatih Chelsea.

3. Carlo Ancelotti

Apakah dia akan kembali? Tentunya tidak. Tidak untuk kedua kalinya setelah apa yang dialaminya pada tahun 2011. Dan lagi, sosok ketenangan Carlo Ancelotti telah bocor ke pers perihal keinginannya untuk datang kembali melatih ke Chelsea jikalau dirinya diberi sejumlah jaminan dan kondisi yang memenuhi tuntutannya.

Bersama Chelsea, dia berhasil memenangkan gelar, memenangkan piala, gelar Liga Champions dan mendapatkan ‘hormat’ dari pers Inggris. Itu berarti Ancelotti adalah kebalikan dari Mourinho, para fans masih ingat dan sayang kepadanya. Jangan terkejut apabila anda melihat Carlo Ancelotti berada di Stamford Brigde dan duduk di ruang ganti sekali lagi.

4. Ronald Koeman

Apakah Jose Mourinho masih layak dijuluki ‘The Special One’? Menurut pelatih Southampton, Ronald Koeman mengatakan ‘Lupakan julukan tersebut’. Dan dia menambahkan, ‘Apakah pantas kita masih menjulukinya dengan ‘The Special One’ kala klub kesayangan anda bertengger di posisi 15 dalam tabel Liga Premier saat ini?’

Koeman telah bekerja bagus selama menukangi Southampton, ia berhasil meremajakan skuad Saints dan mengangkat mereka ke ambang kualifikasi Eropa. Ketika Mauricio Pochettino meninggalkan Spurs dan sejumlah pemainnya dijual untuk menyaingi semua klub di EPL, tampaknya Southampton berada di ambang kehancuran. Untungnya Koeman masih memiliki saham dan keberanian untuk membina Southampton.

5. Roberto Mancini

Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini pernah menyatakan jika dirinya ingin suatu hari dapat kembali ke Inggris untuk meluruskan sebuah ‘hal’. Pernyataan tersebut datang pada waktu yang aneh karena klub besutannya sedang berada didalam tahap kemajuan dan upaya mereka untuk kembali ke Liga Champions serta bersaing di Serie A masih terbuka lebar.

Tetapi ia juga menjelaskan bahwa mimpi terburuknya di Liga Premier adalah saat kasus pemecatannya di Manchester City padahal ia memiliki pengalaman untuk memenangkan gelar domestik dan tahu seluk beluk Liga Premier Inggris. Pertanyaannya adalah apakah ia akan tega untuk pergi dari Inter Milan yang sejatinya masih memerlukan banyak pembenahan untuk menjadi sukses?

6. Brendan Rodgers

Sebuah spekulasi mulai berkembang terkait Rodgers kemungkinan akan meninggalkan Liverpool musim ini, tetapi dia masih jauh untuk dikatakan sebagai salah satu pelatih sepakbola terbaik di Inggris. Brendan Rodgers sejatinya adalah murid Jose Mourinho di kala dirinya mempelajari taktik permainan sepakbola sebagai asisten Chelsea di saat umurnya masih berusia 40 tahunan dan pastinya, ia tentu tahu betul seluk beluk The Blues. Jika Liverpool masih ada harapan untuk sukses, maka ia harus menyesuaikan egonya dan berhenti berharap untuk melatih Chelsea.

7. Slaven Bilic

Siapakah pelatih yang anda pilih untuk menggantikan posisi Mourinho di Chelsea? Pelatih West Ham United, Slaven Bilic telah menunggu dengan sabar sebelum memasukkan nama Andy Carroll untuk membuat kemenangan menjadi skor 2-1. Sementara Jose Mourinho harus diusir keluar lapangan karena memprotes wasit atas kasus kartu merah Nemanja Matic. Di sisi lain, Bilic terlihat tenang dan tetap bertekad untuk menang di kandang. Hal inilah yang kemudian diliput media Inggris yang menyatakan bahwa Bilic adalah karakter yang baik untuk seorang pelatih.

8. Dieter Hecking

Sekilas, wajahnya mirip seperti karakter antagonis dalam film James Bond. Pelatih Wolfburg ini telah membenahi klubnya dengan sangat baik sembari membimbing mereka menuju jalur Liga Champions. Ia pun sukses menggali beberapa ‘permata’ terpendam seperti Kevin de Bruyne, Bas Dost, Daniel Caligiuri, Josuha Guilavogui, Maximilian Arnold dan lain-lain. Hecking terbukti memiliki kemampuan untuk mengubah air menjadi anggur. Bisa saja jasanya akan diperlukan oleh Chelsea di waktu mendatang.

9. Claudio Ranieri

Bukankan Mourinho membenci sosok yang satu ini? Kedua pria ini dikenal tak akur setelah Mourinho berhasil mengambil alih posisi Ranieri di tahun 2004. Mungkin jalan ceritanya kali ini sedikit berbeda sebab Ranieri berada di tahap awal pemerintahan Abramovich di Stamford Bridge.

Kini Ranieri berhasil menukangi Leicester City menjadi kekuatan baru di Liga Premier. Dia adalah seorang pria yang rendah hati dan sopan tetapi saya pikir, mungkin dia akan senang jika diberi kesempatan untuk membersihkan kekacauan yang dibuat Jose Mourinho.

10. Fabio Capello

Umurnya sudah memasuki 69 tahun, dan tampaknya ia harus segera pensiun dari dunia sepakbola. Ia pernah berkomentar perihal kinerja Mourinho bahwa Mou telah melemahkan pemainnya dengan sejumlah latihan yang tak logis sehingga ia berkeinginan untuk kembali ke lapangan dan mengelola lagi. Dia sebelumnya sempat dekat dengan Abramovich namun akhirnya berselisih karena Capello pernah menuntut pembayarannya.

11. Gianfranco Zola

Seorang maestro. Sosok kehadiran Zola begitu difavoritkan di London Barat, ia telah mengumpulkan 59 gol bagi The Blues selama 7 tahun masa kepelatihannya. Setelah menukangi Chelsea, ia pun mengelola timnas Italia U-16, Watford, Cagliari dan sekarang Al-Arabi, Qatar. Jika ia memiliki ambisi besar sebagai pelatih, maka ia akan segera mengambil kesempatan tersebut dengan kedua tangannya dan ia pun akan memberikan gelar bagi Chelsea.

12. Roberto Di Matteo

Chelsea mengejutkan dunia sepakbola kala mereka berhasil mengalahkan Bayern Munchen di Allianz Arena dalam drama adu pinalti di tahun 2012. Setelah dipecat Abramovich, Di Matteo bekerja di Schalke 04 di Bundesliga. Potensi gesekan dengan pemilik bisa menjadi batu sandungan utama, dan kemungkinan ia akan kembali melatih Chelsea untuk kedua kalinya.

Categories: Blog-Coach

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *